Pernah berkunjung ke Payakumbuh ? banyak sekali objek wisata di sini, ada jembatan kelok 9, ngalau indah, batang tabik, lembah harau dan lainnya, namun belum lengkap rasanya saat berkunjung ke Payakumbuh belum mencicipi lezatnya ” Galamai ” khas Payakumbuh.
Galamai Siap Disantap
Ya..namanya Galamai, mungkin sedikit asing ditelinga sobat yang belum pernah mendengarnya, apalagi mencicipnya. Jika memang sobat belum mengetahui apa itu galamai yuk kita baca postingan admin pada kesempatan hari ini.
Apa itu Galamai ?
Galamai adalah salah satu makanan kecil dengan bahan dasar tepung beras ketan, gula aren dan santan, banyak ditemui didaerah Sumatera Barat, namun yang khas dan spsesifik itu ada didaerah Payakumbuh, makanan sejenis ini sebenarnya juga ada didaerah lain, mungkin nama dan rasanya sedikit berbeda yaitu dodol.
Kalau Yang Ini  Galamai Warna Hitam

Proses pembuatan galamai sumatera barat ini, masih bernuansa tradisional, yang mana masyarakat payakumbuh membuatnya masih menggunakan tungku dan prosesnya juga cukup lama karena setelah bahan dicampur menjadi satu dalam kuali, maka sipembuat galamai tidak hentinya mengaduk-aduk agar menyatu semua bahan galamai tersebut.
Membuat galamai butuh tenaga ekstra dan kesabaran karena kalau tidak bisa-bisa gagal galamainya untuk dinikmati. Api dalam memasak galamai ini juga harus diatur dengan tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil.
Nah jika sobat tertarik untuk membuat galamai khas suamtera barat ini dirumah sendiri silahkan disimak berikut ini :
  • 1 kg tepung ketan
  • 1 kg gula aren/pasir/jawa 
  • 1 butir kelapa yang besar dan tua , diparut diperas 1 l air
  • 1 sendok garam halis
  • 1 bungkus kecil vanile 
  • 1 lembar daun pandan (kira-kira 40cm ) di blender dengan1/2 gelas air dan disaring
Peralatan yang dibutuhkan :
Kuali berukuran besar (kanca)
Pengaduk (pengacau)
Tungku (terbuat dari tanah )
Berikut ini langkah-langkah pembuatannya :

Si Bapak Lagi Asyik Ngaduk Galamai ni
  1. Parut kelapa dan kemudian peras hingga 3 kali perasan
  2. Kemudian santan hasil perasan di masukkan ke dalam kuali (kanca) yang telah di siapkan di atas tungku yang di panaskan
  3. Ketika santan di masukkan ke dalam kuali aduk secara perlahan dan tidak boleh di diamkan harus aduk secara terus menerus
  4. Setelah agak panas, baru di masukkan tepung dan kembali di aduk secara terus meneru hingga kental dan terasa keras untuk di aduk
  5. Lalu, masukkan bahan tambahan lainnya, seperti gula pasir , vanilli dan garam
  6. Setelah di masukkan semuanya, waktu yang di butuhkan pada tahap ini adalah 1 jam, dan santan yang tadi masih cair sekarang sudah mengeras dan di butuhkan tenaga untuk mengaduknya
  7. Sekarang hanya proses mengaduk/mengacau, pada tahap ini di butuhkan tenaga yang ekstra dan prosesnya bisa mencapai 5-7 jam tergantung selera yang punya galamai.kalau ingin keras dan tahan lama maka aduklah yang lama 5-6 jam. jika ingin lunak, maka aduklah sebentar saja.
  8. Adonan makin keras dan berubah warna menjadi abu abu kecoklatan  menandakan bahwa semakin keras
  9. Ada pula suatu waktu yang di tunggu yang di namakan proses POLANG. pada saat proses polang ini adonan terasa sangat enak cara makan nya pun unik yaitu menggunakan ujung jari dan di jilat. memakan polang tidak membuat bosan.namun proses itu hanya sebentar , dan adonan akan mulai mengeras.
  10. Setelah beberapa jam , galamai mengeluarkan minyak, minyak kelapa akan keluar dan semakin menyulitkan dalam proses pengadukan karna takut terkena percikan minyak yang panas, maka minyak tersebut di kumpulkan
  11. Kemudian di lanjutkan dengan proses pelepasan kerak yang melekat pada bagian kuali.
  12. Setelah matang, maka galamai harus segera di pindahkan jangan sampai dingin, karena ketika dingin sudah tak dapat diambil dengan tangan lagi
  13. Setelah di keluarkan , lalu di masukkan ke dalam kibang (tempat yang terbuat dari daun pandan)

Nah itulah kuliner khas Payakumbuh yang nikmat dan juga membuat lidah sobat ketagihan, jadi jika sobat berkunjung kedaerah Sumatera Barat jangan lupa ya mencicipi nikmatnya Galamai khas Payakumbuh ini.

Related posts:

error: Content is protected !!